Maung MV3 Buatan PT Pindad Siap Jadi Kendaraan Dinas Menteri
Spiet Handerson – Presiden Prabowo Subianto meminta seluruh menteri Kabinet Merah Putih menggunakan mobil buatan dalam negeri, Maung MV3, sebagai kendaraan dinas. Kendaraan ini diproduksi oleh PT Pindad dan sebelumnya banyak digunakan TNI/Polri sebagai mobil taktis.
Maung MV3 memiliki berbagai model, termasuk versi standar yang menyerupai kendaraan penumpang. Model ini dirancang untuk penggunaan umum dan komandan pasukan, dengan kapasitas lima penumpang. Atap soft top bisa dibuka sesuai kebutuhan, sementara ruang bagasi luas memungkinkan penyimpanan peralatan.
“Baca Juga: Korut Berhasil Uji Rudal Hipersonik Menjelang Kunjungan Trump”
Mesin yang digunakan berkapasitas 2.200 cc dengan tenaga 202 PS (199 hp) dan torsi 441 Nm. Kecepatan maksimal kendaraan ini mencapai 100 km/jam, dibekali transmisi otomatis 8-percepatan. Dimensi mencapai panjang 4.640 mm, tinggi 1.820 mm, dan wheelbase 3.090 mm. Velg 17 inci dan ban Mud Terrain (MT) mendukung performa di medan berat.
Untuk kenyamanan dan stabilitas, Maung MV3 menggunakan suspensi depan independent coil spring dan suspensi belakang rigid/independent dengan shock absorber. Konfigurasi ini memastikan kendaraan tetap nyaman saat melintasi medan kasar maupun jalan perkotaan.
Presiden Prabowo menegaskan penggunaan Maung MV3 wajib bagi para menteri. “Sebentar lagi saudara-saudara semua harus pakai Maung. Mobil-mobil bagus dipakai kalau libur saja,” ujarnya dikutip dari kanal YouTube Sekretariat Presiden. Presiden sendiri sebelumnya menggunakan Maung Garuda Limousine untuk kegiatan kenegaraan.
Keputusan ini menunjukkan dukungan pemerintah terhadap produk otomotif dalam negeri sekaligus meningkatkan penggunaan kendaraan nasional di instansi negara. diyakini mampu memenuhi kebutuhan mobilitas menteri dengan performa tangguh dan desain fleksibel.
“Baca Juga: Pembersihan Sisa Bom di Gaza Diperkirakan Butuh 30 Tahun”
Keputusan Presiden Prabowo menjadikan sebagai kendaraan dinas menteri menegaskan dukungan pemerintah terhadap produk otomotif dalam negeri. Dengan spesifikasi tangguh, kapasitas lima penumpang, dan kemampuan melintasi medan berat, mampu memenuhi kebutuhan mobilitas para menteri. Langkah ini juga mencerminkan upaya meningkatkan kemandirian industri nasional sekaligus menunjukkan bahwa kendaraan buatan lokal siap digunakan untuk keperluan resmi negara.
Spiethanderson - Presiden Prabowo Subianto kembali menggelar agenda krusial di Akademi Militer, Magelang. Beliau mengumpulkan…
Spiethanderson - Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI memberikan pernyataan resmi terkait diplomasi militer terbaru Pertahanan…
Spiethanderson - Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) mencatatkan pembalikan arah yang sangat…
Spiethanderson - Ketua Umum GRIB Jaya melontarkan tuntutan keras kepada Menteri Maruarar Sirait. Ia meminta…
Spiethanderson - Dalam ekosistem kompetitif Mobile Legends: Bang Bang (MLBB), peran Roamer telah bertransformasi dari…
Spiethanderson - Rumor lini Samsung Galaxy S27 kini semakin memanas di kalangan pecinta teknologi global.…