International

Militer Israel Mencegat Armada Global Sumud, 450 Aktivis Ditahan

Spiet Handerson – Militer Israel mencegat hampir seluruh kapal dalam armada Global Sumud Flotilla pada Kamis (2/10/2025). Armada tersebut terdiri dari sekitar 40 kapal yang berlayar menuju Gaza untuk menembus blokade Israel. Lebih dari 450 aktivis dari berbagai negara ditahan dalam operasi tersebut.

Kamera yang menyiarkan langsung dari kapal memperlihatkan tentara Israel bersenjata lengkap, mengenakan helm dan kacamata penglihatan malam, menaiki kapal satu per satu. Para aktivis tampak berkerumun di dek, mengenakan rompi pelampung, dan mengangkat tangan sebagai tanda tidak melawan.

“Baca Juga: Serangan di Sinagoga Manchester, Dua Tewas dan Pelaku Tewas”

Kementerian Luar Negeri Israel merilis sebuah video yang memperlihatkan aktivis lingkungan asal Swedia, Greta Thunberg, duduk di dek kapal sambil dikelilingi tentara bersenjata. Kehadirannya menambah sorotan publik terhadap operasi militer ini.

Langkah Israel memicu reaksi keras dari komunitas internasional. Sejumlah negara mengecam tindakan tersebut sebagai pelanggaran hak asasi manusia. Kolombia bahkan mengambil langkah tegas dengan mengusir seluruh diplomat Israel dari negaranya. Negara lain juga menyerukan pembebasan segera para aktivis.

Israel beralasan operasi ini dilakukan untuk mencegah masuknya bantuan tanpa izin ke wilayah Gaza, yang berada di bawah blokade ketat. Namun, kelompok solidaritas internasional menyebut armada itu membawa bantuan kemanusiaan dan memiliki hak berlayar sesuai hukum internasional.

Insiden ini kembali menyoroti ketegangan seputar blokade Gaza dan dampaknya terhadap krisis kemanusiaan. Tekanan internasional terhadap Israel diperkirakan meningkat, terutama dari negara-negara yang warganya ditahan. Dunia kini menunggu langkah diplomatik selanjutnya untuk menyelesaikan ketegangan tersebut.

Militer Israel Mencegat Armada Global Sumud, Dunia Desak Pembebasan

Kejaksaan Agung Istanbul menyatakan telah membuka penyelidikan atas penahanan 24 warga Turki yang berada di kapal armada Global Sumud Flotilla. Pernyataan ini dikutip kantor berita pemerintah Turki, Anadolu. Armada tersebut dicegat oleh militer Israel saat mencoba menembus blokade Gaza.

Presiden Afrika Selatan, Cyril Ramaphosa, turut mendesak Israel segera membebaskan warga negaranya. Salah satunya adalah Nkosi Zwelivelile Mandela, cucu mendiang Presiden Nelson Mandela. Menurut Suhad Bishara, direktur organisasi hak asasi manusia Adalah, para aktivis akan dibawa ke Penjara Ketziot di Israel selatan sebelum dideportasi.

“Baca Juga: Lima Jenazah Korban Pembantaian KKB Papua Diserahkan”

Global Sumud Flotilla berlayar dari Spanyol pada akhir Agustus. Armada sipil ini membawa bantuan obat-obatan dan makanan menuju Gaza. Lebih dari 40 kapal turut serta, dengan penumpang yang terdiri dari anggota parlemen, pengacara, dan aktivis internasional. Mereka melakukan protes terhadap blokade Israel yang dianggap melanggar Konvensi Genosida.

Israel berulang kali mengecam misi ini sebagai aksi propaganda. Pemerintah Israel menyatakan tindakannya hanyalah bentuk pertahanan diri. Israel kini juga menghadapi gugatan di Mahkamah Internasional terkait dugaan genosida di Gaza.

Sepanjang perjalanan armada di Laut Mediterania, Turki, Spanyol, dan Italia mengirim kapal dan patroli drone. Upaya itu ditujukan untuk melindungi warga negaranya jika terjadi insiden. Namun, Israel terus mengeluarkan peringatan agar armada segera mundur dari wilayah yang disebut sebagai zona pertempuran aktif.

Armada Global Sumud menjadi simbol baru perlawanan internasional terhadap blokade Gaza. Meski menghadapi risiko, aktivis tetap bertekad mengirim bantuan kemanusiaan. Penahanan terbaru ini diperkirakan akan memicu tekanan diplomatik lebih besar kepada Israel, sementara perhatian global terus tertuju pada nasib para aktivis dan kondisi rakyat Gaza.

setnis

Recent Posts

LRT Cetak Rekor Penumpang Tertinggi pada Mei 2026

LRT Jabodebek Cetak Rekor Penumpang pada Mei 2026, Mobilitas Publik Terus Menguat spiethanderson - LRT…

3 days ago

Persib Resmi Lepas Bojak Hodak, Tunjuk Wajah Lama

Rekam Jejak Emas Bojan Hodak dan Transisi Strategis Kursi Pelatih Persib Bandung spiethanderson - Manajemen…

1 week ago

HP Rilis Spectre x360 14 OLED 2.8K Seharga Rp27 Jutaan

Keunggulan HP Spectre x360 14 Sebagai Standar Baru AI PC Premium 2026 spiethanderson - HP…

2 weeks ago

Harga PlayStation 5 Slim 2026, Konsol Modular Performa Maksimal

spiethanderson - Sony Interactive Entertainment terus mendefinisikan ulang standar hiburan interaktif melalui PlayStation 5 Slim.…

4 weeks ago

BMKG: Waspada Potensi Hujan Lebat di Indonesia Hari Ini

Spiethanderson - BMKG merilis data terbaru mengenai pola cuaca ekstrem yang melanda wilayah Indonesia hari…

1 month ago

Piala Thomas 2026: Sejarah Kelam, Sang Raja 14 Gelar Tersingkir

Spiethanderson - Tim bulu tangkis putra Indonesia mencatat hasil paling kelam sepanjang sejarah keikutsertaan mereka…

1 month ago