Serangan Israel di Gaza Tewaskan 31 Orang Termasuk Ibu Hamil
Spiet Handerson –Serangan Israel di Gaza Tewaskan 31 Orang Termasuk Ibu Hamil Pasukan Israel kembali melancarkan serangan besar di Kota Gaza pada Minggu (21/9/2025). Serangan ini menewaskan sedikitnya 31 warga Palestina, termasuk seorang perempuan hamil dan dua anaknya. Otoritas kesehatan Gaza menyebutkan ratusan warga lain terpaksa mengungsi setelah bangunan tempat tinggal hancur.
Tank-tank Israel dilaporkan merangsek lebih dalam ke wilayah padat penduduk. Serangan udara dan ledakan menghancurkan blok-blok apartemen, membuat banyak keluarga kehilangan tempat tinggal. Para kerabat korban terlihat menyisir reruntuhan untuk mencari barang-barang mereka.
“Baca Juga: Serangan Siber targetkan Bandara Eropa, Penerbangan Terganggu”
Militer Israel menyatakan pasukannya menargetkan militan dan berhasil menewaskan puluhan orang bersenjata. “Pasukan kami telah membunuh banyak militan dan menemukan persenjataan,” demikian pernyataan resmi militer Israel. Namun, mereka tidak memberikan komentar langsung terkait korban sipil, termasuk ibu hamil dan anak-anak yang dilaporkan tewas.
Saksi mata menyebut tank Israel bergerak maju ke arah barat melalui Tel Al-Hawa, pinggiran di tenggara Kota Gaza. Israel menegaskan operasi militer ini merupakan perluasan ofensif yang telah berlangsung beberapa hari terakhir. Pada Sabtu (20/9/2025), mereka mengklaim menewaskan 30 militan dan menemukan persenjataan di lokasi.
Situasi kemanusiaan memburuk. Menurut militer Israel, lebih dari 450.000 orang telah meninggalkan Kota Gaza sejak awal September. Namun, Hamas membantah angka tersebut. Mereka menyebut sekitar 300.000 orang telah pergi, sementara 900.000 lainnya masih bertahan.
Di sisi lain, sirene peringatan berbunyi di Israel selatan setelah militan Gaza menembakkan dua roket. Satu roket berhasil dicegat, sedangkan lainnya jatuh di lapangan terbuka tanpa menimbulkan korban.
Krisis Gaza diperkirakan terus berlanjut dengan meningkatnya jumlah korban sipil. Tekanan internasional kemungkinan akan meningkat terhadap Israel dan Hamas untuk mencari solusi yang mencegah eskalasi lebih lanjut.
Serangan terbaru Israel di Kota Gaza memicu kecaman luas dari dunia internasional. Beberapa sekutu Barat Israel bahkan mengumumkan pengakuan resmi negara Palestina. Langkah diplomatik ini muncul menjelang pertemuan tahunan Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) pekan ini.
Kecemasan juga meningkat di Israel. Keluarga para sandera yang masih ditawan Hamas di Gaza mendesak pemerintah segera membuat kesepakatan damai. Dari 48 sandera yang masih ditahan, diperkirakan hanya 20 orang yang masih hidup.
“Baca Juga: Serangan Bom Israel di Gaza Tewaskan 91 Orang”
Pada Sabtu malam, ribuan warga Israel berunjuk rasa di luar kediaman resmi Perdana Menteri Benjamin Netanyahu di Yerusalem. Mereka menuntut langkah nyata untuk memulangkan para sandera dan mengakhiri perang berkepanjangan. “Saya menuduh perdana menteri membawa kita ke jalan buntu, perang tanpa akhir, dan meninggalkan orang yang kita cintai,” kata Michel Illouz, ayah dari Guy, seorang korban penculikan saat serangan Hamas 7 Oktober 2023.
Serangan Hamas saat itu menewaskan 1.200 orang dan menculik 251 orang, menurut data resmi Israel. Konflik yang terus berlangsung sejak serangan itu kini memasuki tahun kedua dengan korban sipil yang semakin meningkat.
Otoritas kesehatan Gaza melaporkan lebih dari 65.000 warga Palestina tewas akibat kampanye militer Israel, sebagian besar adalah warga sipil. Selain itu, kelaparan meluas, infrastruktur hancur, dan sebagian besar penduduk terusir berulang kali dari tempat tinggal mereka.
Tekanan internasional terhadap Israel dan Hamas diperkirakan akan semakin besar. Banyak pihak menilai pertemuan PBB minggu ini menjadi momen penting untuk mencari jalan keluar dari perang yang telah menimbulkan penderitaan kemanusiaan besar-besaran.
Spiethanderson - Presiden Prabowo Subianto kembali menggelar agenda krusial di Akademi Militer, Magelang. Beliau mengumpulkan…
Spiethanderson - Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI memberikan pernyataan resmi terkait diplomasi militer terbaru Pertahanan…
Spiethanderson - Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) mencatatkan pembalikan arah yang sangat…
Spiethanderson - Ketua Umum GRIB Jaya melontarkan tuntutan keras kepada Menteri Maruarar Sirait. Ia meminta…
Spiethanderson - Dalam ekosistem kompetitif Mobile Legends: Bang Bang (MLBB), peran Roamer telah bertransformasi dari…
Spiethanderson - Rumor lini Samsung Galaxy S27 kini semakin memanas di kalangan pecinta teknologi global.…