Hyeri
spiethanderson.com – SUBLIME, agensi yang menaungi Hyeri, telah mengajukan pengaduan pidana terhadap individu di balik unggahan jahat yang menargetkan artis.
Langkah ini menunjukkan komitmen agensi untuk melindungi reputasi dan keselamatan Hyeri di dunia maya.
Dalam pernyataan resmi yang dikutip dari Soompi, Kamis (5/2), SUBLIME menekankan tindakan hukum tegas akan dijalankan tanpa keringanan maupun opsi penyelesaian damai.
“Perusahaan kami mengambil sikap tegas terhadap semua tindakan ilegal yang menargetkan Hyeri secara daring, termasuk pencemaran nama baik, penghinaan, pelecehan seksual, dan penyebaran informasi palsu,” kata agensi.
Agensi menyebutkan bahwa sejak 2024 hingga 2025, mereka telah mengajukan dua putaran pengaduan pidana terkait komentar jahat terhadap Hyeri.
Beberapa tersangka telah berhasil diidentifikasi dan kasus mereka diteruskan ke kantor polisi.
Sebagian kasus kini berada di tahap kejaksaan dengan tuduhan penghinaan.
SUBLIME menegaskan bahwa pihaknya akan terus memantau aktivitas daring.
“Setiap tindakan ilegal tambahan yang teridentifikasi akan ditindaklanjuti dengan hukum segera tanpa pemberitahuan sebelumnya,” ujar agensi.
Agensi menekankan tidak akan ada keringanan maupun penyelesaian di luar proses hukum.
Lee Hye Ri, atau Hyeri, adalah penyanyi, penari, dan aktris Korea Selatan yang memulai kariernya sebagai anggota Girl’s Day pada 2010.
Selain bernyanyi, ia juga dikenal sebagai aktris dengan peran dalam drama populer, antara lain Two Cops, My Roommate is a Gumiho, dan Reply 1988.
Hyeri juga tampil di film seperti Victory, menunjukkan kemampuan akting yang luas dan konsisten.
Komentar jahat atau cyberbullying tidak hanya berdampak psikologis, tetapi juga bisa merusak citra artis.
Kasus serupa di Korea Selatan kerap ditangani secara serius, termasuk melalui UU Informasi dan Transaksi Elektronik.
Tindakan SUBLIME menjadi contoh perlindungan hukum profesional bagi selebritas terhadap pelecehan daring.
Menurut pengamat industri hiburan, tindakan hukum yang tegas dapat menjadi pencegah bagi individu yang menyebarkan konten negatif di media sosial.
Langkah ini juga menegaskan pentingnya kesadaran netizen untuk bertanggung jawab atas konten yang dipublikasikan.
SUBLIME menekankan komitmen untuk menindaklanjuti setiap pelanggaran hukum tanpa kompromi.
“Kami akan menanggapi dengan tegas hingga akhir untuk memberantas tindakan kriminal yang ditujukan kepada artis kami,” kata agensi.
Bagi Hyeri, dukungan hukum ini memberi rasa aman untuk fokus pada karier menyanyi dan akting.
Tindakan tegas ini juga diharapkan menjadi peringatan bagi netizen agar berhati-hati dalam berinteraksi daring.
Langkah SUBLIME menunjukkan bahwa perlindungan hukum profesional sangat penting dalam industri hiburan modern, khususnya terhadap cyberbullying dan pelecehan online.
Spiethanderson - Presiden Prabowo Subianto kembali menggelar agenda krusial di Akademi Militer, Magelang. Beliau mengumpulkan…
Spiethanderson - Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI memberikan pernyataan resmi terkait diplomasi militer terbaru Pertahanan…
Spiethanderson - Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) mencatatkan pembalikan arah yang sangat…
Spiethanderson - Ketua Umum GRIB Jaya melontarkan tuntutan keras kepada Menteri Maruarar Sirait. Ia meminta…
Spiethanderson - Dalam ekosistem kompetitif Mobile Legends: Bang Bang (MLBB), peran Roamer telah bertransformasi dari…
Spiethanderson - Rumor lini Samsung Galaxy S27 kini semakin memanas di kalangan pecinta teknologi global.…